BOGOR — Apel Kebangsaan yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, budayawan, serta berbagai elemen masyarakat digelar di Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat Nomor 14–18, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antarelemen bangsa sekaligus menjaga persatuan, kesatuan, dan stabilitas keamanan di wilayah Kota Bogor.
Babinsa Kelurahan Paledang, Sertu Teguh A., turut memantau pelaksanaan Apel Kebangsaan yang dipimpin unsur Muspida Kota Bogor. Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bogor, Dandim 0606/Kota Bogor, Dandenpom III/1 Bogor, pejabat utama Polresta Bogor Kota, Danramil Bogor Tengah, Ketua DPRD Kota Bogor, unsur Kesbangpol, budayawan, organisasi kemasyarakatan (ormas), pengemudi ojek online (ojol), serta elemen masyarakat lainnya.
Apel Kebangsaan dilaksanakan sebagai upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan menyatukan berbagai unsur masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, golongan, maupun latar belakang organisasi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bersama untuk mengajak masyarakat menolak perpecahan, intoleransi, dan berbagai bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu kerukunan serta keamanan wilayah.
Salah seorang Mitra Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Apel Kebangsaan memiliki arti penting dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bogor.
“Kami merasa kegiatan seperti Apel Kebangsaan ini penting karena masyarakat dapat berkumpul dan mengingat kembali bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus dijaga di lingkungan masyarakat, ” ujar salah seorang Mitra Binaan.
Sementara itu, Babinsa Kelurahan Paledang, Sertu Teguh A., menegaskan bahwa sinergitas antara aparat dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Apel Kebangsaan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergitas yang kuat, berbagai potensi gangguan keamanan maupun perpecahan dapat kita cegah bersama, ” kata Sertu Teguh A.
Danramil Bogor Tengah menekankan bahwa menjaga persatuan dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan.
“Keamanan dan ketertiban wilayah tidak dapat diwujudkan oleh TNI dan Polri saja. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah, ” ujarnya.
Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa sinergitas lintas sektor merupakan kekuatan penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Apel Kebangsaan ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat. Persatuan harus terus kita rawat karena stabilitas wilayah merupakan tanggung jawab bersama, ” kata Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara.
Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menegaskan bahwa semangat kebangsaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Semangat kebangsaan tidak cukup hanya diwujudkan dalam sebuah apel, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga toleransi, gotong royong, dan persaudaraan agar persatuan bangsa tetap kokoh, ” ujar Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai fondasi bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Persatuan dan kesatuan merupakan kekuatan utama bangsa. Seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama menjaga kondusivitas, menolak provokasi dan intoleransi, serta memperkuat semangat kebersamaan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih.
Pelaksanaan Apel Kebangsaan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga kegiatan selesai sekitar pukul 16.30 WIB. Melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen yang hadir diharapkan semakin memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kepedulian dalam menjaga keamanan, kerukunan, dan persatuan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Bogor. (PERS)

Updates.